Tuesday, January 9, 2018

Standar Organisasi dalam Komunikasi Data (Teknologi Layanan Jaringan)

Standar Organisasi Internasional dalam bidang Komunikasi Data

Standar suatu komunikasi diperlukan agar terdapat keseragaman, sehingga komunikasi memungkinkan untuk dilakukan. Berikut beberapa organisasi standar yang berperan dalam jaringan komputer.

1. Internet Engineering Task Force (IETF).

Merupakan sebuah organisasi yang menjaring banyak pihak (baik itu individu ataupun organisasi) yang tertarik dalam pengembangan jaringan komputer dan Internet. Organisasi ini diatur oleh IESG (Internet Engineering Steering Group), dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah teknik yang terjadi dalam jaringan komputer dan Internet, dan kemudian mengusulkan solusi dari masalah tersebut kepada IAB (Internet Architecture Board). Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai Working Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya keamanan, routing, dan lainnya. IETF merupakan pihak yang mempublikasikan spesifikasi yang membuat standar protokol TCP/IP.

2. International Telecommunications Union (ITU) 

ITU (International Telecommunication Union) merupakan sebuah organisasi internasional untuk membakukan atau memastikan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi, baik di bidang layanan, media dan jaringan yag dipakai, sehingga sebuah jalinan telekomunikasi dapat berjalan lancar. Dengan tujuan untuk menstandarisasi, pengalokasian spektrum radio, dan mengorganisasikan perjanjian rangkaian interkoneksi antara negara-negara berbeda untuk memungkinkan penggilan telepon internasional. ITU (International Telecommunication Union) sendiri merupakan bentukan dari perwakilan pemerintah Eropa pada tahun 1865 dan berdirilah ITU di Paris pada tanggal 17 Mei 1865. Dan ITU diketua oleh Sekertaris Jendral Dr. Hamadoun I Toure sejak tahun 2006 hingga sekarang, yang merupakan jabatan pada periode ke-2. Sehingga pada tahun 1947 ITU menjadi badan Perserikatan Bangsa – Bangsa. ITU dibagi menjadi 3 yakni:

1.    ITU-T (International Telecommunication Union of Telecommunication)
2.    ITU-R
3.    ITU-D



1. ITU-T (International Telecommunication Union of Telecommunication) 

Adalah standar internasional dibidang Telekomunikasi baik itu telepon dan data. Sejak tahun 1956 – 1993 ITU-T dikenal sebagai CCITT (Comite Consulatif international telegraph of telephone). Tugas ITU-T adalah membuatrekomendasi teknis tentang telepon, telegraf, dan antar muka komunikasi data. Standar-standar yang diakui secara internasional sering menjadi penentu penempatan dan makna dari berbagai pin pada konektor yang digunakan oleh kebanyakan asyncronous terminal dan modem eksternal. ITU-T memiliki empat anggota, yaitu:
• Pemerintahan
• Perusahaan
• Asosiasi
• Peraturan Lembaga

Terdapat juga 500 anggota sektor yang bergabung dengan ITU-T, termasuk perusahaan telepon, produsen pralatan telekomunikasi, vendor komputer, produsen chip, dan perusahaan media. Termasuk berbagai organisasi ilmiah nirlaba dan konsorsium industri.
Adapun beberapa contoh dari Standar ITU-T, yakni:

a. JPEG (Joint Photographic Expert Group ), merupakan standar kompresi file yang dikembangkan  menggunakan kombinasi DCT dan pengkodean Huffman untuk mengompresikan suatu file citra yang bersifat lossy atau kurang baik.

b. MPEG  (Motion Picture Expert Group),  merupakan standar pengkodean layanan video. MPEG sendiri mulai pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1998, dengan standar utamanya adalah basis internet yakni streaming media.

c. H.323. Pada tahun 1996 H.323 dibentuk untuk dapat membantu pengembangan layanan VoIP. Fungsinya adalah untuk mempermudah pengiriman layanan suara, gambar dan data melalui jaringan computer (internet).

d. G.709. Fungsi dari G.709 adalah untuk mengimplementasikan penggunaan kabel fiber optik. Adapun tujuan dari standar ITU G.709 ada tiga macam, yakni :
1.      Mendefinisikan optik hierarki transportasi OTN,
2.      Mendefinisikan fungsi dari overhead dalam mendukung multiwavelength jaringan optik,
3.      Mendefinisikan kerangka struktur, bit rate dan format untuk pemetaan sinyal klien.

2. ITU-R (International Telecommunication Union of Radiocommunication) 
Merupakan salah satu standar internasional dibidang radiokomunikasi. Dimana ITU-R ini menstandarisasikan komunikasi gelombang radio serta frekuensinya secara internasional.

3. ITU-D (International Telecommunication Union of Development) 
ITU-D bergerak dibidang pengembangan. Tugasnya pun untuk menstandarisasikan secara internasional perkembangan-perkembangan dunia telekomunikasi, baik dari segi jaringan, teknologi maupun layanannya.



3. International Organization for Standardization (ISO). 


ISO adalah organisasi standarisasi internasional yang bertugas membuat standar dari berbagai bidang termasuk jaringan komunikasi data. Salah satu standar yang terkenal adalah model OSI (Open System Interconnection).


4. American National Standards Institute (ANSI). 

Lembaga ini mengawasi pembuatan dan penggunaan ribuan norma dan pedoman yang secara langsung berdampak bisnis di hampir setiap sektor. Lembaga tersebut juga mengkoordinasikan standar Amerika Serikat dengan standar internasional sehingga produk-produk Amerika Serikat dapat digunakan di seluruh dunia.

Lembaga tersebut memberi akreditasi untuk standar yang yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen, perusahaan, dan lain-lain. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama. ANSI juga memberi akreditasi bagi organisasi yang melaksanakan sertifikasi produk atau personel sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam standar internasional.

5. Electronic Industries Association (EIA). 


EIA merupakan perkumpulan/ asosiasi produsen perangkat komunikasi. bertanggung jawab untuk pengembangan dan perawatan standar industri untuk antarmuka antara peralatan pemrosesan data dan komunikasi data,  untuk memastikan peralatan yang diproduksi oleh produsen yang berbeda tetap kompatibel. Contohnya adalah RS-232 adalah standard komunikasi serial yang digunakan untuk koneksi periperal ke periperal.



6. Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE). 


IEEE adalah organisasi profesi yang membuat berbagai standar termasuk dalam bidang jaringan komunikasi data. Contohnya adalah IEEE 802.3 and IEEE 802.5 standar yang digunakan pada LAN.

Ragam Aplikasi Komunikasi Data (Teknologi Layanan Jaringan)

Ragam Aplikasi Komunikasi Data (Teknologi Layanan Jaringan)

Memahami ragam aplikasi komunikasi data

Aplikasi system komunikasi data adalah media yang berfungsi untuk mentransmisikan data dari satu computer ke computer yang lain.
Contoh aplikasi system komunikasi data di antaranya :

§    SuratElektronik (e -mail)
Email adalah aplikasi yang memungkinkan para pengguna internet saling berkirim pesan melaui elektronik di internet.
Cara kerja :
Menulis surat ---> E –mail client pengirim ---> SMTP e-mail server pengirim ---> ISP/Internet --->
e-mail server penerima ---> E –mail client penerima --->Membaca surat

§  ·          Bank Teller Terminal (ATM)
ATM (Automatic Teller Machine) merupakan singkatan bagi ajungan tunai mandiri, adalah sebuah alatel ektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang “Teller” manusia.
Cara Kerja :
Masukan ID Card keMesin ATM --->Mesin ATM membaca ID Card



§  ·          Credit checking System
Kartukredit adalah suatu bagian penyelesaian transaksi ritel berupa kartu yang terbuat dari plastik sebagai bentuk pengganti uang cash. Penerbit Kartu Kredit (Bank) merupakan penjamin dari tarnsaksi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual.
Cara Kerja :
Kartu kredit yng anda serahkan ke kasir akan di proses dengan cara dimasukkan kedalam mesin EDC (Elektronic Data Capture) yang telah dilengkapi pembaca chip. Kartu akan di proses secara enkripsi sebelumm melakukan verifikasi kepada penerbit kartu kredit melalui jaringan online.
Setelah prosedur verifikasi selesai, mesin EDC yang telah dilengkapi pemmbaca chip akan mengeluarkan struk bukti tramsaksi yang harus ditandatangani oleh pemegang kartu yang melakukan transaksi.

§  ·         Hotel Reservation Sstem
Hotel Reservation System yang berarti sistem informasi reserrfasi perhotelan merupakan salah satu bentuk pelayanaan publik yang menawarkan suatu jasa dalam hal pendataan administrasi pada reserfasi perhotelan yang sangat memerlukan ketepatan mekanisme dan penataan yang terorganisis agar data dapat terkemas dan terjaga keamananya dengan baik dalam bentuk database.

§  ·         Traffic ConrtolSistem
Auto Traffic Contol System (ATCS)atau sistem kendali lalulintas kendaraan adalah pengendalian lalulintas denagn menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya dari sebuah kota. Pengaturan lalulintas melalui sistem ini memerlukan para meter jumlah kendaraan dan waktu tempuh kendaraan.

§  ·         Police Emergency Sistem
Host Server yang terdiri dari modul komunikasi nirkabel,sebuah sistem,database,dan sebuah microprosesor.Host server yg menerima sinyal dari kartu maknetis dan sumber sinyal,lalu polisi emergency sistem polisi-warga menerima sinyal dari server tersebut dan menghubungkan dengan polisi.bagi polisi untuk pergi ketempat kejadian dalam waktu darurat,maka digunakan alat identifikasi kartu magnetis yang digunakan sebagai identifikasi pengguna. Ketika ada peristiwa darurat terjadi, pengguna menekan tombol darurat dan tombol konfirmasi bersamaan untuk menghasilkan sinyal dan sinyal yang akan diteruskan ke host servermelalui modul komunikasi nirkabel. Komunikasi nirkabel kemodul server menerima sinyal yang berasal dari kartu magnetis dan mengirimkan sinyal ke microprossesor. Lalu proses membandingkan data dalam database untuk menilai apakah sumber sinyal sesuai dengan data dalam database. Jika benar, maka sinyal disambungkan oleh host server ke polisi segera agar polisi bisa tiba di tempat kejadian perkara.

Cara Kerja :
1.      Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi melalui cara memnbaca bar-code oleh bar-code scanner.
2.      Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi Melalui cara membaca kode bar dengan bar-code scanner yang merupakan bar elektronik.
3.      Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi Melalui cara membaca kode bar dengan bar-code scanner yang kartu sirkuit terpadu (IC) kartu.
4.      Police Emergency System dengan jalan transmisi frekuensi radio (RF) intuk pengiriman modul komunikasi nirkabel dari kartu maknetik dan host server.
5.      Police Emergency System denagn jalan transmisi pengiriman bluetooth untuk komunikasi nirkabel modul dari katu magnetik dan host server.
6.      Police Emergency System dengan rangkainan kontrol kata kartu magntik terdiri dari tombol darurat dan sebuah tombol konfirmasi, kata mana tombol darurat dan mengkonfirmasi tekan tombol adlah alat yang digunakan untuk memicu sinyal untuk rangkaian kontrol dan mengirimmakan sinyal ke host server melalui rangkainan kontrol.
7.      Police Emergency System dengan rangkainan kontrol kata kartu magntik terdiri dari tombol darurat dan sebuah tombol konfirmasi, di mana kata darurat tombol dan tombol mengkonfirmasi film tipis perangkat yang digunakan untuk memicu sinyal kerangkaian kontrol dan menirimkan sinyal ke host server melalui rangkaian kontrol.
8.      Police Emergency System dengan suara-alat cahaya kata kartu magnetik LED yang digunakan untuk menunjukan kondisi daya baterai.
9.      Police Emergency System dengan suara-alat cahaya kata kartu magnetik adalah lebar-sounder yang digunakan untuk membuat kebisingan dan mengingatkan kondisi daya baterai.
10.  Police Emergency System dengan system server host menggunakan mikro prosesor untuk menangkap data di dalam data base dan mengirimkan sinyal kekartu magnetik akan menghasilkan sinyal respons secara otomatis, kata sinyal ditransmisikan ke host server mealalui komunikasi nirakbel modul,kata microprosesor dari server host akan membandingkan sinyal dengan data dalam data base dan mengirimkan data ke sistem absent untuk mengelola kondisi staf yang tidak hadir.

§  ·        Airline Seat Reservation System
Adalah sistem yang dibuat untuk referensi atau pemesanan tiket maskapai penerbangan. Sistem ini dibuat untuk mempermudah calaon penumpang peawat dalam menentukan kapan jadwal penerbangan pesawat, berapa jumlah tarif yang harus dibayar, dan bahakan fitur yang ada saat ini pun bisa memesan tempat menginap di hotel apabila telah sampai pa tempat yang di tuju.
Media pemesanannya biasanya melalui website dan aplikasi mobile smartphone.


Teknologi Layanan Jaringan Macam Jenis Komunikasi Data

Teknologi Layanan Jaringan Macam Jenis Komunikasi Data

Ada 4 macam jenis komunikasi yang biasa terjadi :

1. Komunikasi Audio

Definisi :
Komunikasi audio adalah suatu alat komunikasi yg dapat ditangkap melalui alat pendengaran.


Contoh :
Telepon, walkytalky, radio, dan tape recorder.


Keuntungan:
Kita bisa berkomunikasi dengan seseorang di zona yg berbeda atau ditempat yg berbeda, tanpa harus berada dizona atau tempat yg bersamaan.



2. Komunikasi Video

Definisi :
Komunikasi video adalah suatu bentuk komunikasi yg dapat ditangkap melalui alat penglihatan atau visual.

Contoh :
CCTV (Closed Circuit Television)

Keuntungan:
Kita bisa berkomunikasi melihat seseorang atau melihat kejadian di suatu tempat di zona yg berbeda atau ditempat yg berbeda, tanpa harus berada di zona atau tempat yg bersamaan.



3. Komunikasi Audio Video

Definisi :
Komunikasi audio video (audio visual)  adalah suatu bentuk komunikasi yg merupakan gabungan antara komunikasi audio dan komunikasi video. Komunikasi dapat ditangkap melalui alat pendenganran dan penglihatan atau visual.

Contoh :
Televisi, Video Call, Video Conference / Teleconference.

Keuntungan:
Kita bisa berkomunikasi atau bertemu dengan seseorang atau berkumpul dan berinteraksi di suatu tempat di zona yg berbeda atau ditempat yg berbeda, tanpa harus berada di zona atau tempat yg bersamaan.
 
4. Komunikasi Data

Definisi :
Komunikasi data proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, sepeti internet.


Pada dasarnya komunikasi data merupakan proses pengiriman informasi di antara dua titik menggunakan kode biner melewati saluran transmisi dan peralatan switching, bisa antara komputer dan komputer,komputer dengan terminal, atau komputer dengan peralatan, atau peralatan dengan peralatan..

Contoh :
Jaringan internet, jaringan komputer, dll.